by

Apl Edit Viva Video Kabarkan Punya Malware Berbahaya!

TASIKMALAYA PERDANANEWS.COM-Jakarta, Aplikasi Pengeditan Vidio Viva Vidio dikabarkan mempunyai Malware yang berbahaya, Aplikasi yang telah diinstal 100 juta pengguna perangkat Android di seluruh dunia itu memiliki sejarah sebagai pembawa malware berbahaya pada 2017 bersama 40 aplikasi lainnya yang terdeteksi.

India ketika itu mengingatkan militernya menghapus aplikasi VivaVideo karena mengandung spyware yang berpotensi digunakan untuk serangan siber terhadap negara.

Aplikasi pengeditan video ini juga meminta sejumlah izin akses berbahaya di ponsel Android, menurut riset yang dipublikasikan VPNPro, dikutip Sabtu (30/5/2020).

VivaVideo memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis file ke drive eksternal, plus lokasi GPS spesifik pengguna (yang jelas tidak diperlukan untuk aplikasi pengeditan video).

VivaVideo dikembangkan oleh QuVideo Inc (beroperasi sebagai VivaVideo), sebuah perusahaan Cina yang berbasis di Hangzhou. Pengembang aplikasi ini juga membuat SlidePlus (1 juta instal), dengan izin berbahaya yang sama sekali tidak perlu, ditambah versi berbayar VivaVideo.

Meskipun sepertinya QuVideo hanya memiliki 3 aplikasi di Play Store, VPNPro menemukan 5 aplikasi total dalam jaringannya.

Baca juga: Jangan Kerja Di Jakarta, Di Jabar lebih Indah

Comment

PERDANANEWS