by

Melalui Usaha Mereka, 3 Wira Usaha Perempuan ini Jadi Inspiratif

PERDANANEWS TASIKMALAYA — Dari luar, mungkin kita melihat dunia profesional sudah ramah pada perempuan. Ya, sepertinya sudah tidak ada lagi perbedaan hak dan perlakuan berdasarkan gender di dunia kerja.

Namun, apakah benar demikian? Pada kenyataannya, perempuan masih dihadapkan pada berbagai tantangan di dunia kerja, salah satunya tantangan saat akan memulai dan membesarkan usaha.

Berbagai stereotipe negatif kerap terlontar, yang membuat mereka tidak percaya diri dan akhirnya memiliki gerak lebih terbatas dalam menjalankan dan membesarkan usahanya.

Baca Juga: Cara Berbisnis Emas Untuk Pemula, Ini Yang Harus Dicermati

Padahal siapa saja, termasuk perempuan juga punya hak untuk menentukan pilihan, termasuk memilih untuk menjadi pengusaha. Bahkan kini, sudah banyak perempuan yang turut andil dalam memajukan perekonomian Indonesia.

3 Wirausaha Perempuan Inspiratif yang Berdayakan Perempuan Melalui Usaha Mereka (1)
Yulia Angelina Kurniawan. Dok. Istimewa

WAYO Strawberry merupakan sebuah refleksi perjalanan panjang dari sang founder, Yulia Angelina Kurniawan, Ang. Siapa sangka, sebelum terjun ke dunia bisnis, Yulia dulunya adalah seorang perempuan karir yang sempat bekerja di media hingga resto di Yogyakarta. Saat bekerja dalam manajemen resto, dari situlah Yulia mendapatkan ide untuk berbisnis sambil bekerja.

Ia membuat yoghurt dengan topping strawberry segar.Selama bekerja di resto dan menjalani bisnis yoghurt kecil-kecilan, banyak ilmu yang kemudian dipelajari dan menjadi modal penting dalam proses pembuatan usahanya. Tak hanya itu, pengalaman masa kecil di Garut dan Bandung juga membuatnya banyak berinteraksi dengan petani strawberry.

Dari situlah, Yulia pun punya banyak relasi dengan para petani strawberry.Berbekal pengalaman yang dimiliki, WAYO Strawberry pun didirikan pada tahun 2016. Nama WAYO diambil dari singkatan Warung Yoghurt. Bisnis yang ia jalankan adalah menyuplai strawberry lantaran saat itu belum banyak supplier buah tersebut di Yogyakarta.

Dua tahun memasarkan bisnis dari rumah ke rumah, akhirnya WAYO Strawberry pun mendapat permintaan dari business to business (B2B) untuk menyuplai aneka buah dan sayur lainnya.

Meski begitu, market dari usaha ini tidak dibatasi. Tak hanya untuk B2B, pasar rumah tangga atau end-user pun tetap dilayani. Bahkan banyak dari yang tadinya konsumen end-user, akhirnya ikut membuka usaha perseorangan dan WAYO Strawberry juga kini digunakan sebagai media promosi untuk usaha para konsumennya.

Kepada kumparan, Yulia bercerita bahwa selama perjalanan membangun WAYO Strawberry —yang kini memiliki satu kios di Jalan Suryodiningratan 32, Mantrijeron, Yogyakarta— punya banyak tantangan yang ia harus hadapi. Ia pernah menerima celetukan bernada miring dari konsumen atau pedagang buah lainnya, seperti:

PERDANANEWS